GENEVA – Kasus kebakaran bar yang tragis di Crans-Montana, Swiss, yang mengakibatkan 41 korban jiwa pada Hari Tahun Baru, kini semakin meluas. Pada 9 Maret, jaksa Swiss mengumumkan bahwa lima pejabat lokal, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun, sedang dalam penyelidikan kriminal terkait insiden tersebut.
Di antara mereka yang diselidiki adalah Nicolas Feraud, wali kota Crans-Montana. Sumber yang dekat dengan kasus ini mengungkapkan kepada AFP bahwa selain Feraud, empat orang lainnya juga terlibat, termasuk mantan anggota dewan yang bertanggung jawab atas keamanan, mantan petugas keselamatan kebakaran dan wakilnya, serta seorang anggota tim keselamatan publik saat ini.
Detail Kebakaran dan Investigasi
Kebakaran yang terjadi di bar Le Constellation pada dini hari 1 Januari ini menewaskan sebagian besar remaja, sementara 115 orang lainnya mengalami luka-luka, banyak di antaranya masih dirawat di rumah sakit. Investigasi ini bertujuan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, apakah regulasi keselamatan telah dipatuhi, dan siapa yang bertanggung jawab.
Jaksa penuntut umum percaya bahwa kebakaran berawal ketika botol sampanye dengan kembang api diangkat terlalu dekat dengan langit-langit basement bar, yang menyebabkan insulasi suara terbakar. Kejadian ini memicu kemarahan publik ketika pada 6 Januari, pemerintah setempat mengungkapkan bahwa tidak ada pemeriksaan keselamatan tahunan yang dilakukan di bar tersebut sejak 2019.
Tindakan Hukum Terhadap Pemilik Bar
Pemilik bar, pasangan asal Prancis Jacques dan Jessica Moretti, kini menghadapi tuduhan pembunuhan karena kelalaian, cedera tubuh karena kelalaian, dan pembakaran karena kelalaian. Jaksa penuntut umum Wallis juga sedang menyelidiki kepala keselamatan publik saat ini dan mantan petugas keselamatan kebakaran di area tersebut.
Dalam investigasi terbaru ini, total sembilan orang telah menjadi subjek penyelidikan kriminal. Mereka yang kini dalam pemeriksaan, termasuk lima pejabat lokal dan Jacques Moretti, dijadwalkan untuk diinterogasi oleh jaksa penuntut umum antara 7 hingga 15 April.
Dampak dan Relevansi bagi Indonesia
Kebakaran ini tidak hanya menjadi perhatian masyarakat Swiss tetapi juga berpotensi menarik perhatian internasional, termasuk Indonesia, terutama bagi para wisatawan yang berencana untuk mengunjungi resor tersebut. Kejadian ini menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap regulasi keselamatan di tempat umum, terutama yang sering dikunjungi oleh banyak orang. Meningkatnya kesadaran akan keselamatan dapat mendorong pemerintah dan pengelola tempat hiburan di Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan yang ada.
Kesimpulan
Kebakaran bar di Crans-Montana adalah tragedi yang menyedihkan yang mengakibatkan banyak kehilangan nyawa. Investigasi yang kini melibatkan pejabat publik menunjukkan bahwa ada tanggung jawab yang harus diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Kasus ini harus menjadi pengingat bagi semua negara, termasuk Indonesia, tentang pentingnya keselamatan publik di tempat-tempat umum.

