Washington, DC – Penerbangan di tiga bandara utama di Washington DC terpaksa dihentikan pada 13 Maret setelah pengendali lalu lintas udara di fasilitas Virginia harus menghentikan pekerjaan mereka akibat adanya bau kimia yang menyengat. Kejadian ini terjadi di tengah periode liburan musim semi yang sedang ramai di Amerika Serikat, yang menyebabkan gangguan signifikan dalam lalu lintas udara.
Penutupan Penerbangan
Menurut Flightradar24, sebuah situs pelacakan penerbangan, semua penerbangan yang sedang dalam perjalanan dialihkan dan pesawat-pesawat yang sudah berada di darat ditahan di tempatnya. Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA) mengonfirmasi bahwa masalah ini mempengaruhi operasional di Potomac Consolidated Terminal RADAR Approach Control, yang mengawasi ruang udara di atas banyak bandara di wilayah Washington. Akibatnya, FAA terpaksa menghentikan lalu lintas di Ronald Reagan Washington National Airport, Washington Dulles International Airport, Baltimore-Washington International Airport, dan Richmond International Airport.
Langkah Selanjutnya
FAA memberikan informasi bahwa mereka sedang memindahkan pengendali Potomac ke fasilitas pelatihan untuk menangani situasi ini. Menteri Transportasi Sean Duffy menyatakan melalui media sosial bahwa FAA sedang berupaya mencari tahu sumber bau menyengat yang berasal dari Potomac TRACON yang berdampak pada operasional penerbangan.
Pejabat maskapai penerbangan memperingatkan bahwa pengendali akan memiliki ruang radar yang lebih terbatas, sehingga kemungkinan besar akan terjadi lebih banyak keterlambatan setelah penghentian di darat dicabut.
Dampak Keterlambatan Penerbangan
Menurut laporan dari FlightAware, lebih dari 325 penerbangan, atau sekitar 34 persen dari penerbangan yang berangkat dan mendarat di Reagan, mengalami keterlambatan. Di bandara Baltimore, sekitar 25 persen, atau 180 penerbangan, juga terpengaruh, sementara lebih dari 200 penerbangan di Dulles mengalami penundaan. Hal ini menunjukkan dampak besar yang ditimbulkan oleh situasi ini terhadap para pelancong, terutama dengan banyaknya orang yang bepergian selama liburan musim semi.
Kesimpulan
Insiden bau kimia yang menyebabkan penghentian penerbangan di Washington DC menunjukkan betapa rentannya sistem transportasi udara terhadap masalah yang tidak terduga. Bagi para pelancong, situasi ini menambah ketidakpastian dan ketidaknyamanan, terutama di saat-saat sibuk seperti saat ini. Penanganan cepat oleh FAA dan pihak terkait sangat penting untuk meminimalkan dampak lebih lanjut pada perjalanan udara.

