LONDON – Keluarga kerajaan Inggris mengumumkan pada 19 April bahwa sejarahwan Anna Keay akan menulis biografi resmi Ratu Elizabeth II, yang meninggal dunia pada September 2022 setelah lebih dari 70 tahun menjalani masa pemerintahannya.
Menurut media Inggris, Raja Charles III menginginkan seorang wanita untuk menulis kisah definitif tentang kehidupan ibunya. Dr. Keay, yang dikenal luas karena karyanya mengenai periode Republik Inggris antara 1649 dan 1660, mengungkapkan bahwa mendapatkan tugas ini merupakan “kehormatan yang mendalam”.
Akses ke Arsip Kerajaan
Dalam pernyataan dari Istana Buckingham, disebutkan bahwa Dr. Keay akan memiliki akses ke dokumen pribadi dan resmi Ratu Elizabeth yang disimpan di Arsip Kerajaan. Selain itu, ia juga akan diberi kesempatan untuk berbicara dengan anggota keluarga kerajaan serta teman-teman dan staf rumah tangga Ratu.
Pandangan Dr. Keay tentang Ratu Elizabeth II
Dr. Keay menggambarkan Ratu Elizabeth sebagai “seorang wanita luar biasa, yang hidupnya mencakup satu abad perubahan besar”. Ia menyatakan, “Saya sangat berterima kasih kepada Yang Mulia Raja karena telah mempercayakan tanggung jawab ini kepada saya dan memberikan akses kepada dokumen-dokumen beliau. Saya akan melakukan yang terbaik untuk menghormati kehidupan dan karya beliau.”
Pentingnya Biografi Resmi
Biografi resmi keluarga kerajaan sering kali mengungkap detail-detail yang tidak terduga mengenai kehidupan subjeknya. Misalnya, biografi resmi Sir William Shawcross tentang ibu Ratu Elizabeth, istri Raja George VI, mengungkapkan bahwa ia menderita kanker usus di usia 60-an namun berhasil diobati.
Dampak bagi Pembaca Indonesia
Biografi Ratu Elizabeth II ini tidak hanya penting bagi warga Inggris, tetapi juga bagi pembaca di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ratu Elizabeth II adalah sosok yang dikenal luas dan berpengaruh selama lebih dari tujuh dekade. Kisah hidupnya yang penuh dengan perubahan, tantangan, dan keberhasilan bisa memberikan inspirasi dan pembelajaran bagi pembaca Indonesia, terutama dalam konteks perubahan sosial dan politik yang juga terjadi di tanah air.
Kesimpulan
Dengan penunjukan Dr. Anna Keay sebagai penulis biografi resmi Ratu Elizabeth II, diharapkan kisah yang akan diangkat dapat memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai kehidupan seorang ratu yang telah menyaksikan banyak perubahan dalam sejarah. Bagi masyarakat Indonesia, karya ini bisa menjadi jendela untuk memahami lebih jauh tentang sejarah dan dinamika kekuasaan di Inggris serta dampaknya di seluruh dunia.



